Ramah tamah dengan Wakil Rektor SDMO-TSI

 Acara Temu Akhir dan Perpisahan
Pimpinan LPTSI beserta staf,
Pimpinan Biro Umum beserta staf,
Ka. UPT Kearsipan beserta staf,
Ka. UPT Keamanan dan Keselamatan beserta jajaran
dengan Wakil Rektor SDMO-TSI
pada tanggal 13 Agustus 2015 di Ruang DILo LPTSI.

2

 

 

Lebih Nyaman di Tempat kerja

 

Oleh : Rakhmat Kusnadi (VFK)

Sumber : Majalah CHIP edisi 07 Tahun 2015

Terlalu sering berlama –lama didepan komputer saat ngantor, seringkali membuat badan terasa pegal dan kaku. Belum lagi mata terasa lelah, sakit kepala, dan mungkin masih ada keluhan-keluhan lainnya. Untuk menghindari gejala-gejala di atas, CHIP akan memberikan empat tips agar lebih nyaman di tempat kerja.

  1. Sumber Cahaya
    Cahaya alami dari matahari pagi, tentu sangat baik bagi jiwa dan tubuh. Namun, saat bekerja di kantor, kita jarang mendapat cahaya alami secara langsung, karena beberapa kantor biasanya tertutup gorden. Menurut peraturan dari asosiasi professional, tempat kerja harus didukung oleh tata cahaya yang optimal, baik itu cahaya alami, maupun cahaya buatan. Oleh karena itu, saat membangun gedung perkantoran, para arsitek dan pengembang pasti memikirkan tata letak jendela, sebagai penyerap sumber cahaya alami. Idealnya, sebuah ruang kerja di perkantoran diberi penerangan sebanyak 500 lux (tingkat pencahayaan minimal). Rekomnedasi untuk sumber cahaya alami : Alangkah lebih baik, jika ruangan tempat kita bekerja dilengkapi dengan jendela kaca yang dapat menyerap matahari pagi secara langsung. Rekomendasi untuk sumber cahaya buatan : Untuk cahaya buatan di ruang kerja, alangkah lebih baik dilengkapi dengan penerangan 500 lux – 750 lux dengan suhu warna 4000 Kelvin. Sehingga, penerangan diruangan saat siang hari akan berwarna putih, nyaman untuk membaca dan menulis.
  2. Posisi Duduk
    Untuk mencegah rasa pegal linu pada punggung, Anda harus duduk dalam posisi tegak! Usahakan punggung kursi, lutut, pinggul, dan lengan membentuk siku dengan luwes dan nyaman. Rekomendasi : Pilihlah tempat duduk yang memiliki sandaran punggung, dudukan lengan, dan dapat diatur ketinggiannya. Upayakan Anda dapat duduk dengan santai, sehingga akan lebih nyaman saat bekerja.
  3. Layar dan Keyboard
    Setelah selesai mengatur posisi duduk yang nyaman, ada baiknya Anda mengatur posisi monitor komputer Anda. Aturlah posisi monitor diatas meja kerja sesuai dengan kenyamanan Anda, sesuaikan layar sehingga ketinggian garis atas layar terletak di depan mata Anda. Kemudian, miringkan layar ke arah mata Anda, sehingga tidak terlalu tegak. Posisi layar monitor, idealnya berjarak antara 50 sampai dengan 80 cm dari mata Anda. Keyboard juga dapat Anda atur, sehingga tidak terlalu jauh, berkisar 10 sampai 15 cm ke tepian meja. Rekomendasi Layar : Layar monitor di tempat kerja harus dapat disesuaikan tinggi dan rendahnya. Idealnya, gunakan monitor 19 inci sampai dengan 24 inci agar lebih nyaman untuk membaca, dengan detail yang jelas. Jangan lupa untuk mengatur tingkat kecerahan dan warna pada layar monitor, agar mata tidak cepat lelah saat bekerja. Bagi para desainer, dapat melakukan kalibrasi monitor dengan alat pencetak (printer), maupun dengan layar monitor lainnya. Rekomendasi Keyboard : Gunakan keyboard dengan desain yang ergonomis, dan memiliki tots yang mudah ditekan. Aturlah posisi tangan Anda diatas meja, sehingga jemari dan pergelangan tangan tidak mudah lelah.
  4. Posisi Printer
    Tinta printer memiliki emisi partikel yang mungkin dapat membahayakan kesehatan mata dan pernafasan Anda. Karena itu, simpanlah printer lebih rendah dari meja komputer, tetapi masih dapat terjangkau oleh Anda. Rekomendasi : Saat membeli printer, pastikan printer tersebut ramah lingkungan dan memiliki emisi partikel yang rendah. Rajin-rajinlah membersihkan printer secara berkala agar tetap berfungsi dengan baik dan tintanya tidak membuat kotor ruangan kerja Anda.

posisi duduk nyaman

 

 

 

Halal Bi Halal Keluarga Besar LPTSI

 

Acara Halal Bi Halal keluarga besar Lembaga Pengembangan Teknologi Sistem Informasi (LPTSI) pada:

Hari/Tanggal                 : Selasa, 28 Juli 2015

Pukul                           : 10.00 – selesai

Tempat                        : DIlo LPTSI ITS

Pembicara                    : Ustad H. Muchis Murtadho, M.Ag.

Tema                           : Membangun Ketaqwaan melalui Keberkahan Silaturrahim

 

1

 

 

Browser (3)

 

Yandex : Tampilan bukanlah segalanya

Sumber : Majalah ‘CHIP’ edisi 5 tahun 2015

Penyedia search engine dari Rusia juga memiliki browser sendiri. Kami menguji versi alpha dari browser dengan interface paling cantik ini. Yandex juga mengadopsi teknologi Chrome. Sayangnya, ia tidak mengadopsi sebaik kompetitor lain, dan ini menyebabkan hasil uji benchmark yang diperoleh kurang memuaskan. Dalam hal keamanan, bisa dikatakan masih perlu banyak peningkatan berhubung yang diuji masih versi alpha. Yandex tiga versi dibelakang Chrome, dan ini mengakibatkan banyak celah keamanan, Browser ini juga belum memiliki fungsi auto-update, namun diharapkan sudah ada nantinya di versi final.

Meskipun demikian, browser cantik ini memiliki kejutan pada perlengkapannya. Bahkan bisa dibilang sejajar dengan Firefox. Meskipun Yandex belum mendukung add-ons, ia sudah memiliki fitur sinkronisasi, reset, dan berbagai dukungan video.

Yandex Browser

Browser (2)

 

Vivaldi : Sang Opera Baru

Sumber : Majalah ‘CHIP’ edisi 5 tahun 2015

Vivaldi adalah penerus tidak resmi dari opera. Meskipun versi asli dari Opera masih tersedia, fakta bahwa browser klasik tersebut hanya memiliki 1% pengguna menunjukkan bahwa peminatnya benar-benar terancam punah. Sementara, para pengembang dari tim Opera banyak yang terlibat dalam proyek Vivaldi. Bersama Yandex, Vivaldi memiliki tampilan terbaik, dan tampaknya Chrome bisa mengambil pelajaran dalam hal tampilan dari browser ini. Meskipun demikian, Vivaldi hanya berada pada peringkat kelima dari hasil uji kami. Kelemahan utama browser ini adalah pada perlengkapannya: tidak ada fungsi sinkronisasi atau reset, dan masih kurang add-ons. Vivaldi berhasil menunjukkan performa yang baik dalam uji kesempatan, dan ini bisa dikatakan berkat teknologi Chrome yang diadopsinya: seperti halnya Yandex dan Epic. Vivaldi menggunakan Blink dan V8 engines dari Google. Dalam hal keamanan, Vivaldi masih perlu banyak peningkatan: tidak ada fitur auto-updates, click-to-play, atau  private mode.

Vivaldi Browser

Browser

 

Epic Privacy Browser : Proteksi lebih

Sumber : Majalah ‘CHIP’ edisi 5 tahun 2015

Epic terasa seperti versi Chrome dengan karakteristik khusus untuk keamanan. Epic memang menggunakan teknologi dari Chrome pada substrukturnya, tapi yang membedakan keduanya adalah modul proteksi anti-tracking yang lebih baik. Pengguna Chrome dan Firefox bisa saja menambahkan add-on ke browsernya untuk menambah keamanan, tapi modul khusus tersebut hanya bisa didapat di Epic saja. Hanya dengan satu kali klik, Anda bisa langsung pindah ke server proxy lain dan menyamarkan identitas. Ketika Epic ditutup, semua browser data (misalnya cookies dan history) juga langsung dihapus. Oleh karenanya, Epic tidak perlu private mode; karena mode normalnya sudah lebih baik melindungi data pengguna dibandingkan dengan para kompetitornya.

Fitur ini mampu mengantarkan Epic di puncak tertinggi pada kategori yang terkait dengan keamanan, namun ada dua masalah pada Epic : seperti halnya semua browser berbasis Chrome, Epic lebih lamban daripada Chrome aslinya. Pada uji kami, Chrome sudah mencapai versi 40, tapi Epic baru sampai versi 30. Dan akhirnya, patch dan update terbaru terkait keamanan dari Chrome  pun ikut tertinggal. Selain itu, fitur auto-updates tidak ada di Epic. Baik Chrome, Firefox maupun IE adalah browser yang punya fitur auto-updates. Secara keseluruhan, Epic mendapat peringkat ke-4, dan ini bisa dikatakan berkat kombinasi komponen dari Chrome dan modul keamanan dari Epic. Epic cukup cepat dan mudah digunakan. Kelemahan paling serius adalah kelengkapannya : add-on Chrome tidak bisa dijalankan di Epic, dan Epic sendiri masih terlalu sedikit add-ons. Selain itu, Epic juga belum menawarkan kemudahan untuk sinkronisasi jika pemiliknya memiliki beberapa perangkat yang terinstall Epic.

Epic Privacy browser

Tips Terhindar dari Malware

 

Tips Terhindar dari Malware

Sumber : Majalah CHIP edisi 5 tahun 2015

Saat berselancar di dunia maya kita perlu waspada terhadap ancaman malware. Berikut ini bebrapa hal yang disarankan untuk menjaga keamanan saat menggunakan gadget maupun saat berselancar di internet.

  1. Agar account Anda tidak mudah diakses oleh orang lain, buatlah password yang aman dan ubah secara berkala.
  2. Sembunyikan atau jangan masukkan alamat email pribadi, alamat rumah, dan nomor telepon pada profil Anda.
  3. Untuk berjaga-jaga, sebaiknya tambahkan pertanyaan keamanan yang jawabannya hanya Anda ketahui sendiri pada account media sosial Anda. Namun, Anda harus benar-benar ingat dengan jawaban yang telah Anda buat. Sebab, pertanyaan tersebut akan ditanyakan saat Anda ingin mendapatkan account Anda kembali jika account Anda telah di-hack
  4. Jangan lupa mengklik Logout saat keluar dari account Anda setelah selesai menggunakan komputer umum seperti di warnet maupun perangkat milik teman. Ada baiknya bersihkan juga dari riwayat browsing pada pengaturan browser pada perangkat tersebut dengan menghapusnya melalui option “History”.
  5. Dalam menggunakan media sosial, hanya berteman atau terhubung dengan orang yang Anda kenal atau percaya.
  6. Jangan mudah percaya jika secara tiba-tiba Anda diminta untuk mengisi dan mengirimkan data login account milik Anda, baik Facebook maupun Yahoo. Untuk mengetahui hal itu palsu apa tidak, lihat URL website tersebut pada adressbar.
  7. Jangan sembarang mengklik tautan yang biasa dikirimkan melalui Chat, Inbox, status, atau email dari orang yang tidak Anda kenal sama sekali.
  8. Berhati – hatilah jika ingin menginstall aplikasi gratisan aatu bahkan berbayar yang bersumber dari website pihak ketiga, karena bisa jadi aplikasi tersebut menyimpan malware atau spyware.
  9. Dalam membuat status, khususnya di Facebook, sebaiknya jangan membuat status yang bisa mengundang orang lain berbuat jahat pada Anda, seperti memberitahukan kalu Anda sedang sendiri dirumah atau sedang berada di suatu tempat yang sepi.
  10. Pastikan Anda tidak menyimpan informasi yang bersifat sensitive seperti ID kartu kredit atau PIN ATM pada kartu memori eksternal. Selain karena mudah terhapus dan rusak, jika ponsel dan dompet Anda dicuri orang, ia bisa menguras isi tabungan Anda.
  11. Selain perlu meng-update software anti virus secara berkala dan selalu gunakan versi terbaru, Anda juga perlu meng-update secara berkala sistem operasi terbaru yang digunakan perangkat Anda untuk menambah beberapa patch keamanan. Pada android, caranya, masuk ke menu Setting > About device > System Updates. Windows Phone, masuk ke menu Setting dan pilih Check for Update.

 

Sekuriti : Awas! Data Anda Dijebol (2)

 

Sekuriti : Awas! Data Anda Dijebol (2)

Sumber : Majalah ‘CHIP’ edisi 5 tahun 2015

  • Malware Smartphone 

    Smartphone yang bagai komputer mini ini juga perlu mendapat perhatian. Sebab, tak jarang perangkat ini juga mendapat serangan. Meski serangan mobile tak sebanyak seranagn ke PC. Securelist Kaspersky menunjukkan bahwa sebagaian besar malware diperangkat mobile menyebar via email imitasi yang dikirim dari perangkat mobile, pesan palsu dari layanan perpesanan tertentu, atau menyebarkan spam iklan lewat sms maupun layanan perpesanan (BBM, Whatsapp, viber, dll).Pada 2014, spammer melakukan tawaran intensif untuk menyebar iklan lewat SMS dan platform perpesanan popular. Mereka menawarkan database nomor telepon dan informasi kontak lainnya yang siap pakai. Mereka bahkan bisa membuat adware menyasar target tertentu baik dari jenis kelamin, usia, pekerjaan, dan berdasarkan informasi pribadi lainnya. Untuk memperoleh database ini, tak jarang spammer membuat email phising untuk mengumpulkan data pribadi pengguna. Database ini biasa diperjualbelikan,baik untuk tujuan komersil ataupun untuk mengeksploitasi account mereka. Data finansial sering dieksploitasi untuk mengeruk dana dari rekening pengguna.Pengumpulan data lewat phising bisa dilakukan dengan mengarahkan pengguna ke website palsu. Caranya, dengan menyisipkan link yang jika tidak diklik akan menampilkan website palsu yang mirip dengan website aslinya. Setelah pengguna memasukkan identitas mereka,  data tersebut disimpan dan dikumpulkan oleh penjahat cyber.

    Mengirim pesan tiruan yang seakan dikirim dikirim lewat perangkat mobile juga makin popular. Satu kesamaan email imitasi ini adalah pengirim yang tak dikenal serta isinya yang singkat bahkan tak ada pesan yang ditulis. Ciri pesan ini dikirim dari mobile adalah adanya signature tertulis “Sent from my iPhone”, misalnya. Nah, email jenis ini biasanya menyertakan link ke website palsu atau attachment berisi malware berbahaya. Terkadang, email jenis ini juga menyertakan archieve yang diklaim mengandung foto agar diunduh.

    Agar lolos  dari saringan di server email, spammer mengakali header mereka dengan kalimat teknis, semisal Data, X-Mailer, Message-ID. Penggunaan layanan perpesanan yang kian popular juga menjadi celah baru untuk menyebarkan malware. Spam model ini meniru tampilan layanan perpesanan itu untuk memberikan notifikasi tertentu.

    Biasanya lewat email seperti ini, pengguna ditipu bahwa ada pesan baru atau telepon peasn suara yang dibuat karena telepon tidak terjawab. Tentu saja ini adalah email palsu, sebab layanan perpesanan ini biasanya tidak terhubung dengan akun email pengguna. Ketika ada email yang menyebutkan bahwa Anda menerima pesan gambar di Whatsapp, dapat dipastikan ini adalah email jebakan. Sebab, Whatsapp tidak meminta email saat Anda registrasi layanan.

    Apabila, pesan gambar yang dimaksud dipaket dalam file archieve. Hal ini sudah seharusnya Anda curigai karena memaketkan gambar adalah archieve tidak berimbas apapun dan biasanya jenis file ini digunakan untuk menyembunyikan attachment berbahaya untuk diinstall ke komputer Anda.

    Lainnya adalah psan palsu yang menyebutkan bahwa ada pesan suara yang dikirim lewat Hangout milik Google. Pesan ini mengandung Hyperlink yang ditaruh dalam tombol Play. Jika diklik, alih-alih mendengarkan pesan suara itu, anda akan dibawa ke situs yang sudah dikompromikan dengan malware berbahaya yang terintegrasikan dengan JavaScript. Situs yang terinfeksi ini akan mengarahkan pengguna ke laman iklan.

 

 

Sekuriti : Awas! Data Anda Dijebol

 

Sekuriti : Awas! Data Anda Dijebol

Sumber : Majalah ‘CHIP’ edisi 5 tahun 2015

  • Ransomware 

Kasus besar yang sempat melanda Indonesia adalah banjir Ransomware. Berdasarkan asal katanya, ransomware adalah malware yang sengaja dibuat agar pengguna menyerahkan sejumlah tebusan (ransom). Menurut ESET, Ransomware pertama kali muncul pada 2013. Ia lantas bermutasi beragam jenis yang bertujuan sama, yakni untuk mendapat uang tebusan. Gangguan yang biasa ditimbulkan misalnya mengunci layar komputer, mengenkripsi file, menginfeksi file-file dengan memasukan program ke executable file yang kemudian bertindak sebagai parasitic virus, dan yang terbaru adalah CTB-Locker yang mengenkripsi data tanpa menginfeksi.

Ransomware ini ibaratnya ada yang menggembok file-file Anda dikomputer, lalu kuncinya dibuang. Setelah digembok, korban lantas diminta mentransfer sejumlah dana untuk mendekrip file. Sayangnya, meskipun Anda sudah membayar, belum tentu si penjahat akan mendekrip file tersebut. Ketika ransomware menginfeksi komputer berjaringan, disarankan  agar komputer segera diputus dari jaringan. Lebih baik segera diisolasi, sebab hingga saat ini masih belum ad acara untuk memulihkan komputer dari serangan ini. Begitu ia menginfeksi satu komputer, ia kan menyebar ke komputer lain lewat jaringan.

Cara Kerja Ransomware

Biasanya Ransomware akan menyusup lewat via email yang berisikan weblink maupun attachment yang berisikan Trojan. Begitu di klik, weblink ini akan menghubungkan Anda ke remote URL dan mengunduh Trojan CTB-Locker. Ransomware ini mengenkripsi semua file sistem dengan cara yang sama seperti yang dilakukan CryptoLocker. Saat ini yang bisa dilakukan adalah mencegah agar komputer dan jaringan Anda tidak terinfeksi malware ini.

Disarankan agar pengguna kerap meng-update software keamanan yang digunakan. Atur agar software keamanan ada pada konfigurasi pengamanan optimal. Kedua, jangan tergoda untuk mengklik weblink atau attachment pada email yang tidak dikenal. Email dengan isi dan attachment tidak jelas sebaiknya langsung dihapus. Bagi perusahaan/institusi, adalah penting menggunakan Mail Security. Setelah Mail Security menyaring semua email yang masuk, maka potensi terserang karena kesalahan user menjadi lebih kecil.

 

Tips Memilih Antivirus yang Tepat

Tips Memilih Antivirus yang Tepat

Sumber : Majalah CHIP Edisi 5 Tahun 2015

Bagi Anda yang kerap berselancar di internet baik menggunakan perangkat PC maupun perangkat mobile, Anda tidak akan terlepas dari ancaman penyusup, file virus, malware, atau hal lain yang dapat mengganggu dan merusak sistem.

Deretan produk antivirus yang bermunculan di pasar tentu akan membuat bingung dan butuh waktu untuk untuk membandingkan antar masing-masing produk. Berikut ini tips dalam memilih antivirus agar Anda tidak terjebak dengan paket harga murah, atau tergiur dengan promosi yang ditawarkan. Sebab, jika salah memilih antivirus, data yang tersimpan didalam perangkat computer atau gadget kita menjadi taruhan.

  1. Identifikasi kebutuhan dan kemampuan perangkat
    Sebelum memutuskan memilih merk antivirus tertentu, identifikasikan dahulu kebutuhan Anda akan sistem keamanan tersebut. Apakah Anda hanya ingin mencari antivirus sederhana atau perlindungan lengkap termasuk firewall, email scanner, anti spam, anti malware, dan sebagainya. Sebab, hal ini akan berpengaruh pada kapasitas RAM yang dibutuhkan.

  2. Perhatikan kemampuan perangkat
    Beberapa antivirus membutuhkan resource besar. Jika spesifikasi perangkat mobile kurang mumpuni, antivirus tersebut justru akan memberatkan kinerja perangkat. Sejatinya, antivirus adalah perangkat lunak yang melindungi computer dari segala bentuk serangan. Namun, bukan berarti mengorbankan data dan kinerja perangkat, bukan? Antivirus yang efektif adalah antivirus yang bisa bekerja sendiri, melakukan deteksi secara proaktif, tidak boros memory sehingga perangkat Anda bisa tetap digunakan untuk bekerja sementara antivirus melakukan fungsinya sendiri.

  3. Mengintip review beberapa antivirus
    Agar lebih yakin, sebaiknya cari tahu beberapa antivirus dengan mempelajari review antivirus dari berbagai sumber. Dengan begitu, Anda akan mengetahui feature apa saja yang ada di dalamnya (bisa menangkal virus apa saja) juga kekurangannya jika ada.

  4. Kemampuan deteksi
    Meski sama-sama memiliki nama sebagai antivirus, namun setiap merk biasanya memiliki kemampuan deteksi yang berbeda-beda. Kemampuan deteksi sebuah software keamanan merupakan fungsi vital bagi software antivirus. Hingga saat ini kemampuan deteksi proaktif, real time, dengan false positif yang minim baru dimiliki oelh segelintir produk antivirus. Advance Heuristice Engine, teknologi yang menjadikannya sebagai antivirus yang ringan, scanning lebih cepat, dengan false positive yang minim, dan yang paling penting tidak mengganggu kinerja komputer. Kemampuan deteksi juga bisa bergantung pada update database antivirus masing-masing merk.

  5. Kemudahan proses instalasi
    Software keamanan yang baik seharusnya tidak menyulitkan Anda saat menggunakannya. Mulai download, proses instalasi, sampai proses scanning. Proses implementasi software antivirus mestinya bisa dilakukan dengan cepat dan mudah.

  6. Feature yang ditawarkan
    Feature yang lebih lengkap akan menjadikan Anda lebih merasa aman dan terlindungi, karena banyak aspek yang diproteksi baik saat user bekerja, bermain game online, proteksi untuk anak-anak.

  7. Real time update
    Tak cukup memasang antivirus pada perangkat Anda, kemampuan update regular juga sangat dibutuhkan. Pilihlah antivirus yang yang selalu melakukan update setiap hari. Dengan begitu, software antivirus Anda akan mengenali perkembangan virus-virus berbahaya.

  8. Coba versi trial
    Umumnya beberapa antivirus menyediakan versi trial yang bisa Anda coba selama kurun waktu tertentu, biasanya 30-50 hari. Anda bisa memanfaatkan antivirus gratisan tersebut untuk menguji keampuhannya. Bila memang sesuai dengan kebutuhan dan kepuasan Anda, bisa dilanjutkan membeli versi yang lengkap.

 

 

Pengumuman

Download Materi layanan & Pengelolaan Sumber Daya TSI -------------------------- Sertifikat Workshop Pengelolaan Website Unit Kerja dan Unit Kemahasiswaa dapat di unduh di http://lptsi.its.ac.id/adminbtsi/sertifikat-workshop

Pencarian

Tag

Kategori

Jumlah Pengunjung

free counter

Link